4 Tantangan yang Biasa Dihadapi dalam Bisnis Afiliasi

tantangan bisnis afiliasi

Tantangan Bisnis Afiliasi – Ketika Anda belajar tentang marketing afiliasi, tentu Anda akan menggali semua informasi yang dapat membantu mengembangkan bisnis Anda. Mulai dari cara-cara mengelola website pribadi, cara mempromosikan link afiliasi, dan masih banyak lagi. Setelah website Anda jadi, dan sudah ramai dikunjungi sejumlah audiens, perjuangan tidak berhenti di sana. Justru, tantangannya baru dimulai. Mari simak ulasannya berikut.

Tantangan Utama dalam Bisnis Afiliasi

Perlu Sangat Sabar Menunggu Perkembangannya

Pada dasarnya, hal ini berlaku untuk semua bisnis. Jika Anda baru saja memiliki website afiliasi, mungkin akan tergoda menggunakan Google Analytic setiap hari untuk melihat berapa banyak pengunjung yang mendatangi website Anda. Tidak perlu terkejut kalau jumlah pengunjung website Anda tidak langsung bertambah dalam waktu singkat.

Benar kata ungkapan bahwa, ‘segala hal yang baik itu membutuhkan proses.’ Jangan khawatir, sebab akan tiba waktunya pengunjung website Anda jadi ramai dengan sendirinya. Yang penting Anda rajin memperbarui konten, aktif di media sosial, sering-sering mempromosikan link afiliasi, serta memperbanyak guest posting.

Promosi Melalui Media Sosial Minim Pengaruhnya

Memang sebenarnya media sosial itu dimaksudkan sebagai tempat untuk berinteraksi dengan orang lain, tanya jawab, serta mengobrol. Jadi, media sosial lebih mengarah kepada membangun koneksi secara emosional dengan calon pelanggan. Namun, belum tentu follower Anda pasti menjadi prospek yang berujung pada penjualan.

Pada saat itulah, Anda mungkin akan mulai bertanya-tanya, apakah media sosial itu penting. Jawabannya ya, sangat penting. Justru Anda bisa menjadikannya motivasi untuk membuat update yang lebih bagus lagi dan menarik. Bukan sekedar posting saja, namun perhatikan lagi kontennya. Anda bisa membagikan meme lucu, video menarik, pertanyaan terkait niche Anda, atau minta pendapat melalui voting. Jadi, biar lebih seru!

Masalah Penjualan Serta Pemberian Komisi

Kesulitan dalam Meningkatkan Penjualan

Barangkali Anda sudah mendapatkan banyak pengunjung website. Namun, tetap saja penjualan tidak kunjung meningkat. Padahal, trafiknya baik, kliknya juga banyak, namun masih sulit meningkatkan penjualan. Hal tersebut bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor. Bisa jadi, karena niche Anda belum tepat sasaran untuk target audiens.

Jadi, orang hanya mengunjungi website Anda tanpa tertarik untuk membeli atau mendaftar afiliasi. Coba periksa lagi niche website Anda serta produk yang Anda jual. Apakah produknya sudah benar-benar sesuai dengan yang dibutuhkan oleh target pembeli Anda? Hal ini juga sangat penting. Jadi, tidak hanya melulu mempromosikan link afiliasi Anda.

Menentukan Jumlah Komisi yang Sesuai

Satu lagi hal penting yang menjadi pertimbangan Anda adalah, apakah audiens akan membeli produk tanpa mendaftar jadi afiliasi. Hal tersebut bisa jadi sangat sulit untuk diprediksi. Anda perlu memperhatikan harga produk Anda, serta memberikan jumlah komisi yang adil baik untuk Anda dan maupun afiliasi, apakah mungkin 10% dari setiap penjualan, atau mungkin Rp 50.000,- per klik.

Coba perhatikan lagi audiens Anda, apakah mereka sangat beragam dari segi latar belakang, contohnya seperti usia dan pekerjaan. Jika memang audiens Anda sangat berbeda-beda, maka tingkat afiliasi Anda seharusnya lebih tinggi lagi. Jika komisi afiliasi tinggi, maka bisa menarik audiens siapa saja, bahkan yang belum pernah mengunjungi website Anda sekalipun.

Kesimpulan

Afiliasi bisa menjadi strategi penjualan atau bisnis yang bagus. Teknik afiliasi dapat mempromosikan produk atau layanan Anda ke calon pelanggan baru. Anda pun bisa memberikan reward kepada afiliasi yang berhasil mendapatkan pelanggan baru untuk Anda. Memang, tantangan dalam bisnis afiliasi tidak bisa dihindari. Namun, dengan langkah yang tepat untuk mengatasinya, maka bisa memberikan solusi bagi bisnis Anda.

Share: